125 Hektar Lahan di Probolinggo Terendam Banjir

Sawah kebanjiran

Jakarta, Kabar Medsos – 125 hektar lahan pertanian yang ditanami padi dan bawang merah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terendam banjir.

“Banjir tersebut telah menggenangi beberapa lahan pertanian masyarakat yang ditanami padi dan bawang merah di dua tiga desa di Kecamatan Gending,” ujar Pelaksana tugas Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Sabtu (28/5).

Di Desa Gending tepatnya di Dusun Krajan dan Dusun Buyut mengalami dampak terparah seluas 75 hektar yang ditanami bawang merah dan padi.

Selanjutnya Desa Brumbungan Lor terdapat tanaman bawang merah seluas 20 hektar dan Desa Pesisir tepatnya di Dusun Krajan dan Dusun Kramat menggenangi lahan pertanian yang ditanami padi seluas 30 hektar.

“Untuk mengatasi permasalahan banjir yang meluber ke rumah-rumah warga, Pemkab Probolinggo melalui perangkat daerah dan Forkopimda melakukan rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Gending pada Jumat (27/5) setelah terjadinya banjir dan tanggul jebol di kecamatan setempat,” ujar Timbul.

Rapat koordinasi telah dilakukan untuk membahas permasalahan banjir yang terjadi agar nantinya cepat ditangani dengan baik dan tidak terjadi kembali permasalahan banjir.

“Hasil rakor, Forkopimka beserta kepala desa berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan permasalahan banjir yang harus diselesaikan terutama sungai yang berfungsi menampung air hujan itu untuk dilakukan normalisasi,” katanya.

Rusaknya tanggul sungai merupakan penyebab rumah warga digenangi air. Sehingga harus dilakukan audit aliran sungai untuk mengatasi permasalahan banjir yakni titik-titik mana saja yang harus dilakukan normalisasi.

“Jika nantinya terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi selama beberapa jam maka sungai tersebut mampu menampung air hujan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Bagikan di:

Related posts

Leave a Comment