60.000 Jemaah Haji tiba di Muzdalifah setelah berwukuf di Arafah

Jemaah Haji di Muzdalifah selepas Wukuf di Arafah

Muzdalifah, Kabar Medsos – Setelah menghabiskan sekitar 12 jam berwukuf di Padang Arafah kemarin, sekitar 60.000 Jamaah Haji menuju Muzdalifah sebagai persiapan untuk tahap akhir haji tahun ini.

Beberapa menit setelah matahari terbenam pada hari kesembilan Zulhijjah, Jamaah Haji mulai bergerak menuju Muzdalifah, untuk menyelesaikan shalat Maghrib dan Isya.

Rombongan bus yang masing-masing membawa 20 jamaah tiba di Muzdalifah.

Di setiap bus terdapat panduan yang harus diikuti oleh Jamaah Haji untuk memastikan mereka menjaga jarak sosial.

Bus dikawal oleh pasukan keamanan dan bergerak mengikuti selang waktu yang ditentukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Di Muzdalifah, Jamaah Haji mengumpulkan batu kerikil untuk melaksanakan ibadah melontar Jumroh di Mina.

Hari pertama di Mina adalah tanggal 10 Zulhijjah, menandai hari pertama perayaan Aidiladha.

Menteri Kesehatan Arab Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah mengatakan kepada saluran TV Al-Ekhbariya, sejauh ini tidak ada kasus COVID-19 yang terdeteksi di antara jemaah haji.

“Ada beberapa kasus kecil karena kelelahan fisik, tetapi Jamaah Haji diperbolehkan meninggalkan rumah sakit segera setelah mendapatkan perawatan yang diperlukan,” katanya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr Abdul-Fattah Mashat, mengatakan semua Jamaah Haji dibawa dari Mina ke Arafah dalam perjalanan selama tiga jam dengan lebih dari 1.700 bus yang membawa Jamaah Haji dari Arafah ke Muzdalifah.

“Setelah magrib, jemaah mulai menaiki bus yang sudah siap,” katanya.

Jemaah haji bergerak dari Muzdalifah ke Mina, mulai Senin tengah malam.

“Bus-bus ini akan membawa mereka ke tenda di Mina, di mana mereka akan bergerak ke area Jumrah. Di sana, mereka disediakan tiga lantai di jumrah untuk melempar batu.

“Kami sudah membagikan Jamaah Haji menjadi kelompok-kelompok sesuai warna. Masing-masing kelompok akan melempar (batu) dari lantai yang sudah ditentukan dan dari tempat tertentu untuk mencegah jemaah berkerumun,” ujarnya.

Mashat memuji Jamaah Haji yang mematuhi semua prosedur operasi standar (SOP) dan mengikuti instruksi untuk mengenakan masker dan menjaga jarak.

Bagikan di:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment