Adzan di Tower Bridge London di Bulan Ramadhan

Adzan di London - Kazi Shafiqur Rahman

Kabar Medsos – Seorang pengusaha Muslim di Inggris mengungkapkan pengalamannya ketika mengumandangkan adzan dari Tower Bridge, jembatan paling ikonik di London.

Kazi Shafiqur Rahman (35) mengumandangkan adzan pada hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan 2021.

Rahman melantunkan adzan dengan mengenakan thobe putih dan ghutra Saudi sebagai bagian dari buka puasa virtual antaragama di negara tersebut.

Adzan di Tower Bridge menandai berakhirnya buka puasa yang diselenggarakan oleh Tower Hamlets Homes, Masjid London Timur & London Muslim Centre dan Forum Antar Agama Tower Hamlets.

Rahman berbicara tentang kepuasan besar yang didapatnya dari menyampaikan adzan di depan umum.

Ia pun menyampaikan rasa syukurnya karena diberi kesempatan untuk menyampaikan adzan dari Tower Bridge.

“Saya hanya seorang individu biasa dan bagi saya diberkati dengan kesempatan seperti itu menyejukkan hati,” kata Rahman, seperti dilansir Arab News, Selasa (10/5/2021).

Meskipun Rahman telah melakukan adzan di masjid dan acara selama lebih dari dua dekade, ini adalah kedua kalinya dia menyampaikannya di lokasi ikonik di London.

2020 lalu, Rahman mengumandangkan adzan di jantung distrik keuangan di London, Canary Wharf, dan video penampilannya pun ditonton hingga jutaan kali.

Pada tahun 2020 lalu, dia melakukan adzan di jantung distrik keuangan London, Canary Wharf. Video penampilannya saat melantunkan adzan sudah ditonton jutaan kali.

Rahman mengatakan dia berharap untuk menyampaikan adzan di lokasi ikonik global lainnya, seperti Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi.

“Setelah menyampaikan adzan di Canary Wharf tahun lalu, saya menyadari bahwa adzan adalah pesan yang kuat dan saya mengirimkannya ke seluruh dunia melalui media sosial,” kata Rahman.

“Itu memiliki jangkauan yang sangat besar bahkan di LinkedIn, dan banyak non-Muslim mengatakan betapa memesona mereka menemukan adzan, dan bertanya tentang apa itu sebenarnya,” terangnya.

Rahman mengatakan awalnya dia terkejut dengan banyaknya daya tarik yang diterima dari video adzan tahun lalu.

“Tapi kemudian saya menyadari bahwa ini adalah firman Tuhan dan panggilan untuk berdoa dan oleh karena itu terikat untuk menjangkau banyak orang,” kata Rahman.

“Dampak adzan tahun lalu sungguh luar biasa. Video tersebut mencapai jutaan penonton,” katanya.

Menjelang adzan di Tower Bridge, Rahman mengatakan kepada Arab News bahwa dia sempat merasa gugup karena ingin memenuhi penampilan tahun lalu.

Adzan di London - Kazi Shafiqur Rahman

“Saya tidak ingin itu salah dan saya ingin memenuhi harapan. Namun, saya juga mengingatkan diri saya sendiri untuk melakukan ini demi Tuhan saja. Dengan media sosial, mudah untuk mengalihkan perhatian dan memikirkan daya tarik yang akan didapat dari penyampaian adzan ini. Tapi itu bukan niat saya. Saya terus mengingatkan diri saya sendiri bahwa saya melakukannya demi Tuhan dan hanya untuk Dia,” tuturnya.

Rahman, yang tinggal di London, mengatakan bahwa dia berterima kasih kepada Allah SWT karena telah memberinya kesempatan ini dan suaranya yang merdu.

“Saya hanya orang biasa tetapi saya merasa Tuhan telah menganugerahi saya dengan suara dan kesempatan seperti itu, yang keduanya saya syukuri. Saya merasa puas karena adzan yang saya sampaikan dihargai di seluruh dunia. Itu membuatku semakin memuji Tuhan,” katanya.

Bagikan di:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment