Bantuan 500 Ribu per KK Cair September ini, apakah anda dapat?

Kabar Medsos, Jakarta – Pemerrintah kembali menyalurkan bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19. Kali ini pemerintah akan memberikan bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu per keluarga.

Bansos tunai ini hanya diberikan sekali. Adapun pencairannya dimulai September ini.

Dengan bantuan tersebut diharapkan bisa membantu agar daya beli masyarakat dapat bertahan ditengah pandemi.

Dengan penggunaan yang tepat, diharapkan bantuan itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada program-program bantuan sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan berbagai program mulai dari PKH, Bantuan Subsidi Upah (BSU), Bantuan Sembako, Kartu Prakerja ,Kartu Sembako dan yang kali ini adalah Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan per Kepala Keluarga dengan nominal 500 ribu rupiah.

Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Ditjen PFM), telah menyiapkan bantuan sosial atau bansos tambahan senilai Rp 500.000.

Bansos tambahan ini ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako Non Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sebanyak 9 juta KPM dari Program Sembako non PKH mendapatkan tambahan bantuan Rp 500 ribu dengan total anggaran senilai Rp 4,5 triliun,” kata Dirjen PFM Kementerian Sosial, Asep Sasa Purnama, sebagaimana dikutip dari laman Kemensos, kemsos.go.id

Ditargetkan sebanyak 9 juta keluarga akan menerima manfaat (KPM) dalam program bantuan sosial tersebut.

Dalam realisasinya pemerintah mengalokasikan sebanyak Rp 4,5 triliun untuk program bantuan sosial Rp 500 ribu per kepala Keluarga ini.

 

Cara dan Syarat Memdapatkan Bansos Tunai Rp 500 Ribu

  • Masyarakat yang tidak masuk dalam penerima PKH, bisa mengecek statusnya apakah mendapatkan bantuan Rp 500.000 dengan cara mengakses laman berikut cekbansos.siks.kemsos.go.id
  • Setelah berhasil masuk pada laman tersebut calon penerima bisa menggunakan tiga cara untuk mengecek.
  • Cara tersebut antara lain nomor identitas yang terdaftar di sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), nomor kepesertaan BPJS Kesehatan, atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Setelah Anda mengisi identias, pada kolom kedua nomor identitas dan tuliskan data lengkap sesuai dengan yang terdaftar di Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Selanjutnya masukan kode captcha (kode unik) sesuai dengan karakter huruf yang muncul di layar di bawah kolom. Terakhir jika sudah selesai lalu klik tombol ‘Cari’.

Bansos tunai ini hanya diberikan sekali.
Adapun pencairannya dimulai September ini.

Untuk mekanisme pencairannya pihak kemensos akan mentransfer langsung ke nomor rekening pemegang Kartu Kesejahteraan Sosial.

Setelah itu, pemegang kartu bisa mencairkan bantuan itu dengan cara tarik tunai di ATM atau Kantor Cabang, atau e-warong.

Bagikan di:

Related posts

Leave a Comment