Bupati Langkat Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia

Bupati Langkat

Jakarta, Kabar Medsos – Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tewasnya penghuni kerangkeng manusia yang berada di rumah pribadinya, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan tersangka ditetapkan setelah Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumut melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kasus ini.

“Awalnya menetapkan delapan tersangka, kemudian tim koordinasi dengan Komnas HAM, termasuk LPSK,” ujar Panca didampingi Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto, Selasa (5/4/2022).

Panca mengatakan, setelah mengumpulkan bukti-bukti dan fakta-fakta serta berkoordinasi dengan Komnas HAM dan LPSK, tim kemudian melakukan gelar perkara dalam kasus kerangkeng manusia milik Terbit Rencana Perangin Angin.

“Tim penyidik telah melakukan gelar perkara dan menetapkan TRP (Terbit Rencana Perangin Angin) sebagai orang atau pihak yang memiliki tempat dan bertanggungjawab terhadap tempat itu, dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Panca.

Penyidik mempersangkakan Terbit Rencana Perangin Angin melanggar pasal 2, pasal 7 Pasal 10 Undang-Undang nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Hasil gelar perkara terhadap TRP ditetapkan sebagai tersangka, dijerat pasal 2 ayat 1 dan 2, pasal 7 ayat 1 jo pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia nomor. 21 tahun 2007 tentang Pemberabtasan TPPO, dan atau pasal 333 ayat 1, 2, 3 dan 4, dan atau pasal 170 ayat 1, 2, 3 dan 4, dan atau pasal 351 ayat 1, 2, 3, dan atau pasal 353 ayat 1, 2, 3 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 dan ke 2, mengakibatkan korban meninggal dunia. Semuanya diterapkan khususnya kepada TRP,” ujarnya.

Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumut bekerja profesional dalam menangani kasus ini.

“Saat ini penyidikan masih terus berproses melengkapi semua alat bukti yang ada. Dalam waktu dekat kita tuntaskan perkara ini,” ujarnya.

Bagikan di:

Related posts

Leave a Comment