Kelab Malam ‘Halal’ Pertama di Arab Saudi

Pertama kali dilaporkan pada bulan April, klub malam populer Dubai dan Beirut, White, mengumumkan akan segera membuka venue baru di Jeddah.

White telah mengumumkan di halaman Facebook dan Instagram bahwa pembukaan akan berlangsung akhir pekan ini. Babak pembuka akan menampilkan penyanyi Amerika, Ne-Yo  yang akan naik panggung untuk menyanyikan beberapa hitsnya yang meliputi ‘One in a Million’ dan ‘Miss Independent’.

Seperti disiarkan di Facebook White Arab Saudi, penyanyi Ne-Yo akan tampil di malam pembukaan. Iklan tersebut menulis waktu pembukaan antara pukul 10 dan 3 pagi, dengan harga tiket antara 500-1.000 Riyal Saudi
Terletak di Jeddah Waterfront, tempat ini akan menjadi lounge ‘mewah’ yang menyambut baik pria maupun wanita bersama para pemain internasional.

Langkah ini sejalan dengan semua langkah lain yang dilakukan Arab Saudi untuk meningkatkan outlet hiburan di kota-kotanya. Setelah membuat ‘Departemen Kebudayaan’ sendiri pada tahun 2018, VOX Cinemas menyambut pecinta film ke multipleks barunya di Riyadh awal tahun ini.

White sebelumnya telah dianugerahi gelar klub malam terbaik di MENA, dan juga peringkat ke-16 sebagai klub terbaik oleh DJ Mag. Kedua tempat di Beirut dan Dubai telah menjadi tuan rumah beberapa nama besar dalam hiburan seperti Montana Prancis, Massari, Nelly dan Akon untuk beberapa nama.

Ne-Yo yang dikabarkan bakal membuka kelab malam itu. Namun rencana tersebut batal dilakukan. Pelantun ‘So Sick’ itu mengumumkan pembatalan penampilan tersebut lewat akun Instagram miliknya.
Menurutnya, ia tengah berada dalam perjalanan menuju tempat berlangsungnya acara ketika mendapat kabar bahwa pembukaan kelab malam tersebut dibubarkan.

Meminta maaf kepada orang-orang di Jeddah. Telah berada dalam perjalanan menuju lokasi ketika diinformasikan acaranya dibubarkan. Mungkin akan mencoba lagi lain waktu. Cinta untuk penggemarku di White,” dalam posting instagramnya.

Kabar pembukaan itu pun menarik reaksi di media sosial. Beberapa memuji itu sebagai bagian dari rencana reformasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memodernisasi kerajaan konservatif.

Kabar tersebut membuat riuh media sosial. Salah satunya karena tempat tersebut bakal bebas alkohol.

Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) pada hari Kamis membantah telah memberikan lampu hijau untuk pembukaan klub malam tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resminya, GEA mengumumkan pembukaan investigasi atas kabar tersebut.

“Menurut informasi yang diberikan kepada GEA, acara (Project X) itu melanggar prosedur hukum dan peraturan yang berlaku, dan belum disahkan oleh badan tersebut,” kata pernyataan itu.

Bagikan di:

Related posts

Leave a Comment