Mendikbud Nadiem Makarim: Seleksi Guru PPPK 2021 Tidak Dibatasi

Jakarta, Kabar Medsos – Selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan bahwa rekrutmen guru PPPK pada tahun 2021 tidak dibatasi.

Selain itu, PPPK ini menguntungkan para guru yang masih berstatus honorer, sebab statusnya setara aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS).

Dengan dibukanya rekrutmen ini, para guru yang berstatus honorer dengan mempunyai kompeten dapat berpeluang memiliki penghasilan yang lebih layak.

Guru yang terkenal dengan profesinya sebagai pencerdas bangsa ini realitanya tak sebanding dengan upah yang didapatkan.

“Cukup banyak guru honorer yang gajinya Rp100 ribu – Rp300 ribu rupiah perbulan yang sebenarnya layak menjadi ASN.” tutur Nadiem Makarim sebagaimana dilansir dari kanal YouTube KEMENDIKBUD RI, Senin (23/11).

Alasan lain diadakan rekrutmen guru PPPK tahun 2021 juga adanya kebutuhan terhadap guru di seluruh sekolah negeri yang mencapai satu juta guru.

“Seleksi ini dibuka, karena berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud memperkirakan bahwa kebutuhan guru di sekolah negeri mencapai satu juta guru, di luar guru PNS yang saat ini mengajar,”ucap Nadiem Makarim.

Guru yang tercatat pada Dapodik dapat mendaftar yaitu guru honorer di sekolah swasta dan negeri, selain itu lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar.

“Dua-duanya boleh diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi ini,” lanjutnya.

Ia menjelaskan seleksi ini berbeda karena dilakukan secara daring.

Perbedaan lainnya untuk biaya penyelenggaraan ujian nanti akan ditanggung oleh pihak Kemendikbud.

Selanjutnya untuk seleksi PPPK 2021, pemerintah pusat telah memastikan adanya anggaran gaji untuk semua peserta yang lulus.

Perbedaan yang terakhir, perihal materi ujian Mendikbud akan memberikan materi sebelum pembelajaran secara daring dilaksanakan, sehingga membantu para pendaftar lebih dapat mempersiapkan diri sebelum ujian.

[km]

Bagikan di:

Related posts

Leave a Comment