Pemerintah Beri Sinyal Terkait Izin Mudik Lebaran

mudik lebaran

Jakarta, Kabar Medsos – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberi sinyal bahwa masyarakat diizinkan untuk melakukan mudik lebaran tahun 2022.

“Tapi Insya Allah mudik boleh, Insya Allah. Ini mau kita rapikan aja aturannya,” ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (22/3/2021).

Akan tetapi, Muhadjir menegaskan pemerintah masih merapikan terlebih dulu aturan terkait mudik lebaran ini.

Muhadjir memberikan syarat, warga yang diperbolehkan mudik yang sudah melakukan vaksinasi virus corona (Covid-19) lengkap 2 kali dan vaksin booster. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan dan mencegah masyarakat dari virus corona.

“Untuk jaga-jaga marilah kita segera melengkapi vaksin 2 dan booster. Ramai-ramai booster. Kita pastikan yang sudah booster aman untuk mudik,” ujar Muhadjir.

Libur Idulfitri 1443 H tahun ini diketahui akan jatuh pada awal Mei 2022. Dua tahun sebelumnya, pemerintah masih melarang kegiatan itu dilakukan karena dampak dari penyebaran virus corona.

Dilain sisi, Menpan RB Tjahjo Kumolo juga menyebut Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum diizinkan untuk mudik lebaran tahun ini. Syaratnya adalah sudah mendapatkan vaksin covid dosis ketiga (booster).

Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya akan menyiapkan regulasi untuk hari raya Idulfitri Khususnya tentang kelonggaran bagi masyarakat maupun ASN yang ingin mudik.

“Termasuk kami mempersiapkan menghadapi Hari Raya Idul Fitri, mempermudah teman-teman (ASN) dan masyarakat untuk bisa pulang kampung,” ujar Tjahjo.

Bagikan di:

Related posts

Leave a Comment