Perguruan Tinggi di Malang Ajukan Kuliah Tatap Muka

um malang

Jakarta, Kabar Medsos – Sejumlah perguruan tinggi di wilayah Kota Malang, Jawa Timur mengajukan izin terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas kepada Pemerintah Kota Malang. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan sejumlah perguruan tinggi telah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Malang dan saat ini tengah dilakukan pendataan.

“Masih kami data, nanti akan saya tanyakan surat yang masuk, ada sejumlah perguruan tinggi. Rata-rata sudah izin,” ujar Sutiaji pada Senin, 18 Oktober 2021.

Sutiaji menerangkan, perguruan tinggi yang mengajukan izin pembelajaran tatap muka terbatas tersebut antara lain adalah Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, dan Universitas Islam Malang (Unisma). Menurutnya, pelaksanaan perkuliahan secara langsung dan terbatas ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak kampus. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan dianjurkan melakukan tes PCR Covid-19.

Sejauh ini beberapa perguruan tinggi yang ada di wilayah Kota Malang sudah menggelar pembelajaran tatap muka. Perkuliahan dilakukan secara terbatas dan hanya diikuti sejumlah mahasiswa.

“Sudah ada (kampus) yang sudah melakukan (PTM), tapi hanya mendatangkan sedikit, tidak tatap muka seluruhnya, hanya sepuluh orang, lainnya dia pakai online. Jadi sifatnya hybrid,” imbuh Sutiaji.

Wali Kota Malang memastikan bahwa keputusan untuk PTM terbatas di lingkungan perguruan tinggi bergantung pada kebijakan masing-masing kampus. Salah satu kampus yang belum mengajukan izin PTM adalah Universitas Brawijaya (UB).

“Untuk UB masih belum. Selain itu, juga sudah ada kampus yang menyodorkan masalah pelaksanaan wisuda, tapi kami tetap berkirim surat ke Kemendagri,” ujar Sutiaji.

Sutiaji menyatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara terbatas juga telah dilakukan di sekolah-sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA yang ada di wilayah Kota Malang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Namun, untuk perkuliahan hanya sebagian kecil yang melaksanakan PTM terbatas.

Secara keseluruhan tercatat ada 15.530 kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kota Malang. Dari total tersebut, 14.397 orang dilaporkan telah sembuh, 1.120 orang dinyatakan meninggal dunia dan sisanya masih dalam perawatan.

Bagikan di:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment