Analisis Epidemiolog Tentang Positif Covid-19 Setelah 2 Kali di Vaksin

Jakarta – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah positif Corona (COVID-19) meski ia telah divaksin 2 kali dosis. Epidemiolog Griffith University, Australia, Dicky Budiman, mengatakan seseorang yang sudah divaksin 2 kali dosis tetap memiliki kemungkinan terpapar Corona meski pada umumnya tidak bergejala. “Ketika (orang yang sudah divaksin 2 kali dosis) terinfeksi, umumnya yang terinfeksi ini tidak akan bergejala bahkan sebagian besar tidak akan bergejala parah. Jadi itulah sebabnya penting sekali divaksin karena untuk menurunkan kesakitan itu, kesakitan itu bukan berarti tidak terinfeksi tetapi tidak sakit,” ujar Dicky…

Selanjutnya